Makam nabi yang dihormati oleh umat Islam dan Kristen ini diledakkan oleh ISIS pada tahun Juni 2014 hingga Januari 2017. Sebuah terowongan pun digali dibawah makam nabi Yunus AS. Diduga mereka melakukan penghancuran untuk menemukan harta karun. Sayangnya harta karun yang ditemukan hanya prasasti berusia 2.700 tahun. Para Arkeolog berhasil menerjemahkan nya.Dilansir dari livescience.com (18/2/2018), salah satu prasasti berbunyi "Istana Esarhaddon, raja yang kuat, raja dunia, raja Asyur, gubernur Babel, raja Sumeria dan Akkad, raja dari raja-raja Mesir bagian bawah, Mesir bagian atas dan Kush [an kerajaan kuno yang terletak di sebelah selatan Mesir di Nubia" Prasasti-prasasti itu juga menceritakan tentang sejarah keluarga Esarhaddon, mengatakan bahwa ia adalah putra Sanherib [memerintah 704–681 SM] dan keturunan Sargon II (memerintah 721–705 SM), yang juga adalah "raja dunia, raja Asyur ." Esarhaddon mengklaim dalam prasasti bahwa "Aku dikelilingi, ditaklukkan, d...
Comments
Post a Comment